Naruto dan Bleach

May 7th, 2008 by kazaman

wah ..secara sudah lama nggak pernah ngutak atik blog…

sejak dari dulu aku memang seneng banget dengan yang namanya manga atau amime. nggak sadar juga bahwa sekarang udah umur. tapi tetep yang namanya Hobi nggak gampang untuk menghilankannya.
akhirnya Naruto shippuden movie keluar juga.
coba ajah download linknya disini karena nggak cuma Naruto, Bleach juga ada di link dari situ.

memang banyak link sebenarnya. tapi aku biasa langganan ke situ, mulai dari komik setiap minggu dan episodenya setiap minggu.

salut buat orang-orang yang berkreasi dan menuangkan imajinasi.

Bayi Nenek

May 7th, 2008 by kazaman

Sore itu sudah cukup gelap karena langit juga lagi Bad Mood. aku pun juga sedang meringkuk di depan TV sambil melihat artis-artis indonesia blesteran yang lalu lalang di layar kaca bikin pusing….huh…
ya begitulah tontonan para ibu-ibu sekarang..kalo dulu telenovela sekarang jaman itu sudah lewat. sekarang jamannya artis indo.
entahalah…..
"Su…Su…Su… tulooooong…."suara itu tiba-tiba saja keras terdengar dari kamar samping.
aku langsung saja meloncat dan terbang ke kamar itu.
"Su…. delok to kui…ono wong nggowo godo, lha kae Joko anakmu wes mati…" (ihat itu ada orang membawa senjata, dan Joko anakmu sudah mati)
Aku hanya tertegun melihat nenek tua itu menangis tersedu dan meronta ronta seolah ada yang memeganginya. bagaimana mungkin sedangkan aku masih berdiri disini koq di bilang Mati.
siapa sebenarnya orang bersenjata itu…?
" ah sudah lah Joko…nenekmu memang begitu. berfikir dan berbicara dengan dirinya sendiri. bahkan dia sudah lupa kalau semenit yang lalu dia makan dan semenit kemudia dia minta makan, disuapi. dan kalau jalan selalu minta di papah dan dimanja..kalau di ada suara keras sedikit dia juga menangis.." ibuku berteriak dari depan TV
"Tapi delok to Kae…..Joko di seret karo digebuki" (lihatlah Joko diseret dan dipukuli…) nenekku semakin menjadi-jadi.

ya..dalam hatiku hanya berdesir…beginikah kalo usia kita sudah mendekati waktunya….? atau akankan yang dilihatnya benar-benar nyata…?

aku atau aku?

October 4th, 2007 by kazaman

Tiba-tiba saja aku terjatuh

Dan melihat dibawahku begitu gelap

Aku seakan melayang dan tak tahu kemana

Begitu banyak kaca disekilingku

Tetapi juga begitu banyak yang terbias dari dalamnya

mereka begitu mengerikan dimataku

mereka semua penuh dengan Lumpur dan debu

tetapi ternyata mereka semua mengaku kalau dia adalah aku

aku bingung…

tapi aku kemudian melihat mereka memanglah aku….

Menangisku tersedu hingga banjir telapak kakiku

Tetapi meraka juga tak hilang dari pelupukku

Bahkan sebentar setelah aku berjalan

Kaca baru muncul dengan goresan yang lebih menakutkanku

Aku mulai takut akan diriku sendiri

Aku mulai menagis lagi

Berharap kaca-kaca mengerikan itu dapat pecah dan musnah

Dan aku tak ingin memunculkan wajah mereka lagi saat itu

Aku menangis lagi

Tapi aku menciptakan mereka lagi…

Aku takut

Takut

Takut menciptakan mereka lagi

pagi, November 06,2006 

Anak Kucing

October 1st, 2007 by kazaman

Dibelakang rumah bagus itu ada semak yang tak tertata

Aku berusaha untuk mencoba melongok
sebenarnya apa yang terjadi didalamnya

Setapak dan setapak kakiku gemetaran

Gigiku seolah juga ikut berjatuhan

Diantara ekor udang dirambutku seolah menari milyunan rerumputan

Selangkah lagi….
Mungkin aku bisa melongok apa yang sebenarnya terjadi

Benar saja…

Aku mulai melehat seekor kucing sedang menyusui

Anaknya hanya tiga ekor

Warnanya emas bersinar
Bergantian mengenyot susu ibu mereka

Aku lalu duduk dan memperhatikan

Hampir selama satu jam aku tertegun

Kemana esok dia membawa anak-anaknya dikala hari hujan?

Aku semakin tidak mengerti akan kehidupan

Aku bahkan tak sempat berfikir bagaimana aku bisa berjalan

Tetapi aku malah berfikir untuk melindungi mereka dari terik dan hujan

Tapi sedetik kemudian….

Aku berlalu dari mereka dengan sejuta pertanyaan

Ada berapa kucing dibelakang rumah ini?

Ada berapa kucing di Indonesia ini?

Ada berapa kucing didunia ini?

Lalu?

Bagaimana dengan semut, kupu-kupu serta ikan tuna

Perlu waktu lama untuk menemukan

Bahwa kita tidak sendirian

Bahwa kita ada yang merawat dan memperhatikan

Tapi saja lupa lagi akan semua itu